zonawidasworo

percaya dan resapilah

Seorang Penanya Agustus 16, 2011

Filed under: perenungan — rarasarumwidasworo @ 1:44 pm

Ra- Siapa saya? mengapa saya hidup didunia. Seorang menanyakan hal tersebut kepada saya, saya menjawab dengan sedikit pertanyaan ” Saya juga belum tau pasti.” ” Apakah saya hidup hanya untuk menyusahkan orang lain taukah hanya menikmati segala yang telah di sediakan oleh Tuhan Semesta Alam”. Seorang bimbang ini adalah saya. Saya yang selalu menangis setiap malamnya. Bukan karena sedih tidak mendapatkan nilai yang memukau yang mampu dibanggakan di depan semua teman sekelas. Bukan pula sedih karena tidak terturuti keinginan untuk mendapatkan  sesuatu yang indah.

Seorang penanya  sebut saja saya. Siapa saya untuk apa hidup di dunia?. apabila benar hanya untuk beribadah kepadaNya. Kenapa banyak godaan untuk meninggalkan perintahnya. Banyak godaan untuk mendekati laranganNya. Seorang penanya ini ingin jawaban yang pasti. Tanpa ada tanda tanya lagi.

Ada sebuah lagu yang sedikit memukau saya. Inti dari lagu ini adalah seorang anak yang menanyakan kepada ibunya akan jadi apa dia nanti. Let’s check it out!!

Que Sera- Sera

 

When I was Just a little girl

I ask My Mother what will I be

Will I be pretty will I be rich

here’s what she said to me

Que sera, sera

Whatever will be, will be

The futures not ours to see

Que Sera.. sera….

 

haha… coba saja nyanyi sendiri nadanya seperti ost iklan holcim… tau kan

 

Tune tune tun2 ^^ Agustus 10, 2011

Filed under: kenangan — rarasarumwidasworo @ 6:22 am

Ra- Panuntun dwi Utami sebut saja dia TUN2. Gadis periang dengan aneka polah tingkah yang sedikit sangar dan menyenangkan. Hari itu pertama kali saya bertemu dengan dia. Tak ada kata sapa, hanya senyum tersungging di bibir. Hari itu adalah ketika saya dan gadis periang itu masih duduk di bangku SMA. Sama sekali saya tidak begitu mengenalnya. Mungkin hanya sekedar saling sapa dan sedikit obrolan saja, interaksi saya terjadi dengannya.

TUn2 telah menjelma. Dia menjadi sesosok bidadari surga menurut saya waktu itu. Ketika pertama kali bertemu kembali setelah liburan kelulusan. Gadis itu sekarang berjilbab, dia mengulurkan kain untuk menutupi auratnya dengan sempurna. Subhanallah, hal itu semakin memotivasi saya untuk mengikuti jejaknya.

Seorang gadis periang itu hingga kini adalah salah satu sahabat saya sekarang. Tapi bukan sekedar sahabat, dia adalah saudara perempuan. Benar-benar saudara perempuan yang selalu memberi nasehat positif, menceritakan kebahagiaan.

Hari ini saya teringat akan gadis periang ini. Seseorang yang tidak akan pernah saya lupakan, walaupun Allah telah memanggilnya untuk kembali. Walaupun dunia kami tak sama lagi. Walaupun tak ada jalan untuk saling menyapa saat ini.

 

Doaku menyertaimu cah ayu ^^

 

 

semoga menjadi pelajaran Agustus 8, 2011

Filed under: pengalaman,perenungan — rarasarumwidasworo @ 2:51 pm

RA- Hari ini saya mengalami peristiwa yang tidak terduga, semoga saja dapat saya jadikan pengalaman dan pembalajaran agar saya tidak tergesa-gesa dan melamun ketika mengendarai sepeda motor . Saya menabrak sesosok ibu dengan sepeda tua yang akan menyaberang jalan daerah Solo Baru. konon katanya daerah tersebut memang rawan kecelakaan. Tapi Alhamdulillah Ibu dengan sepeda tua tidak apa-apa dan tidak menuntut ganti rugi. Benar-benar tidak merasakan firasat apa-apa, karena pada malam sebelumnya  saya lalui dengan biasa saja. Memang  sedikit insomnia, tapi itu terjadi karena saya sedang ada pikiran dan perut sedikit terganggu (biasalah masalah cewek).

Posisinya ibu dengan sepeda tua  nyebrang ketika jalanan rame, teman-teman ibu dengan sepeda tua saja tidak berani menyeberang. tetapi ibu tua dengan sepeda eh ibu dengan sepeda tua ngebut saja nyebrang

Posisi saya sedang tergesa-gesa kekampus karena ada kuliah pagi. kaki kesleo setelahnya, dan parahnya kuliah malah kosong.  that’s too bad.. ya Allah semoga bisa menjadi pelajaran buat saya ..amiin