zonawidasworo

percaya dan resapilah

PULANG Mei 15, 2012

Filed under: cerita — rarasarumwidasworo @ 8:43 am

Tanah lapang itu kini tak selapang dulu, hutan hijau ini tak sehijau dulu.
Langit biru ini tak seindah dulu lagi. kutarik nafasku hingga memenuhi diri ini,, kuhembuskan perlahan. Sungguh aku hanya ingin menikmati semuanya dengan pelan-pelan.
Jalan setapak ini masih aku ingat dengan jelas, ketika ayah menuntunku untuk dapat berjalan. Tanpa lelah dia berupaya, dengan senyum paruh bayanya.
Aku tak mengira akan kembali ke desa ini setelah sekian lama. Segala kenangan terburai indah dipikiranku. Aku lega tidak pernah membuatnya hina karena kelakuanku.
Legam memang tubuhku. Terbakar panas terik kota bisu yang mendewasakanku. Aku tak akan hilang arah lagi dan mengulangi kesalahan yang sama.
Dua puluh tahun silam, aku minggat dari desa dengan kenangan masa kecil ini. Tak ada ucapan berpisah saat itu. Hanya bisu dengan guratan tanda tak ikhlas.
Aku pilu karena mereka tidak ada untukku hanya untuk mencium keningku dan mendoakanku agar selamat di kota rantau.
Sesak hati ini ketika sampailah aku dipelataran rumah. Rumah yang bercat putih yang sekarang sudah tidak karuan berwarna apa. Pintunya utuh tapi dibeberaapa bagian dimakan rayap yang rakus.
Lidahku kelu, biasanya aku mengucapkan salam dengan lantang ketika didepan pintu itu. Tapi hari ini air mata saja yang mengalir, aku tak mampu bersuara. Dadaku sesak, tubuhku lemas. Aku yakin bala tentara rayap tak menghiraukan rintihanku.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s