zonawidasworo

percaya dan resapilah

:-) Juli 3, 2012

Filed under: cerita,perenungan — rarasarumwidasworo @ 3:49 pm
Tags: , , ,

Ra- bahagia itu sederhana, benarkah? Bukankah bahagia itu mengesankan, menenteramkan, membuat hati menjadi hangat dan terasa nyaman. Jadi tidak layak bahwa bahagia itu hanya sederhana. Bahagia adalah sesuatu yang berharga. Perasaan bahagia akan sulit dimiliki oleh orang yang tidak mampu menikmati hidup ini. Memang benar terkadang kekecewaan sering melanda perasaan manusia, tapi apakah rasa kecewa itu cukup pantas untuk membuat hari-hari kita tidak bahagia. Kecewa, sedih, galau, sakit hati dan segala yang tidak mengenakkan adalah prosesnya. Bahagia adalah hasil yang dapat dipetik.

Sebenarnya dalam segala hal yang tidak mengenakkan ada tersimpan sedikit bahagia. Coba deh kalian tersenyum ketika mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan tersebut, pasti kalian akan merasa bahagia. Kuncinya satu berpikir positif (kata yang simple diucap tapi susah dilakukan..hhehe)

Bahagia itu tidak sederhana, bahagia itu rumit tapi menyenangkan J. Bahagia bisa dirasakan siapa saja

—-Ketika itu seorang dosen datang dengan senyum biasa dan memasuki ruang kuliah yang biasa pula. “ Sepertinya tak ada hal yang menarik hari ini” batinnya. Lalu dibukalah perkuliahan hari itu dengan berdoa dan mengecek kedatangan mahasiswanya. Satu persatu (yah begiini kalo kuliah di PTN selalu disiplin itu no wahid pa lagi kuliah di keguruan) hingga ia memanggil nama salah satu mahasiswa yang biasanya terlihat murung dan lesu namun hari itu terlihat bersemangat dan antusias. “Ada apa gerangan” batin sang dosen. Mahasiswa terlihat bahagia selama perkuliahan hari itu. Padahal dosen merasa biasa saja dan malah sedang tidak bersemangat. Dosen pun semakin bertanya-tanya dan ingin mengetahui apa penyebabnya. Hari itu juga dosen yang penasaran, sepulang mengajar langsung menanyai mahasiswanya tersebut. Bukan bermaksud apa-apa, Dosen sebenarnya hanya ingin tau saja apa rahasia bahagia dari muridnya tersebut. “Prada, ada apa gerangan denganmu, hari ini kamu terlihat begitu bahagia. Apakah kamu baru menyadari bahwa mata kuliah saya begitu menyenangkan?” Tanya dosen dengan entengnya. “ emm tidak apa-apa pak, perkuliahan bapak memang selalu menyenangkan. Tapi jujur hari ini saya bahagia karena ayah saya mau sholat” jawab sang mahasiswa dengan senyum mengembang— (instpirated by story of NN’s lecturer )

“Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup cobaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi
manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu positif terhadap kehidupan.”( dunia pustaka:2012)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s