zonawidasworo

percaya dan resapilah

Dia lagi Juli 7, 2012

Filed under: cerita,surat — rarasarumwidasworo @ 3:13 pm

Aku terantuk batu ketika itu, jatuh terpuruk tak mampu bangun lagi, hingga tangan besar yang melindungi membantuku terbangun. Seketika itu aku tersadar, aku sangat membutuhkannya, bukan hanya tangan yang hangat itu saja, tetapi pemilik tangan itu juga. Jujur kukatakan padamu, ketika itu kami tidak saling mengenal, kami hanya saling berjumpa diwaktu yang tepat. Aku butuh dia, dan dia juga membutuhkanku. Dia tidak sempurna, begitu juga dengan  diriku.

Aku hanya manusia biasa yang penuh tanda tanya dan kecacatan. Apa yang bisa diharapkannya padaku. Aku rasa tidak ada, yang aku tahu kami itu satu. Kami itu sesuai, kami itu sempurna bila bersama. Bukan masalah serasi atau tidak, tapi dia itu ya aku. Bagaimanapun kalian memandang, dari sudut pandang manapun kalian tidak akan mampu mencari celah diantara kami berdua apabila kami berjalan bersama.

Ada beberapa hal yang sangat aku sukai dari dia. Dia itu lugu, dia itu bijaksana, dia itu manis, dia itu melindungi, dia itu suka memanjakan, dia itu sederhana dan dia itu sempurna dimataku. Akan aku ceritakan kepada kalian bahwa dia selalu membahagiakannu walaupun hanya dengan melakukan hal yang paling sederhana.

Seandainya RA menemukanya 🙂

Iklan
 

Surat untuk Adikku tersayang Mei 7, 2012

Filed under: kenangan,surat — rarasarumwidasworo @ 2:55 pm

Hari ini benar-benar, aku banyak menyadari beberapa hal. Saat-saat kita bersama, aku sangat merindukanmu, hanya dengan mendengarkan lagu ini. Lagu-lagu yang sama yang sangat kita sukai. Kamu dan aku satu menurutku. Kesamaan-kesamaan kita, kesukaan-kesukaan kita yang sama juga. Aku tak tau kenapa bisa seperti ini. Aku menangis banyak hari ini, benar-benar karena merindukanmu.

Kamu adikku. Aku ingat ketika kita menangis bersama waktu itu. Menangis karena takut mengecewakan kedua orang tua kita. Aku beruntung saat-saat itu. Karena kamu menemaniku untuk meluapkan kegelisahan bersama.

Hari ini aku sedih, aku menangis benyak juga. Tapi kamu tidak disini untuk menemaniku. Perih,,,Bukan karena egois, benar-benar bukan karena itu. Aku sedih karena pernah membuatmu menangis banyak juga.. Aku takut menangis sendiri lagi..

Aku akan terus menangis,, hanya dengan mendengar lagu ini (http://www.youtube.com/watch?v=-6gpPhzvdDs) … aku menangis banyak karena aku mengingat kebersaman kita selama ini … aku ingin engkau juga selalu mengingatku,, mengingat kebersamaan kita. Aku sangat menyayangimu adikku…

Semoga kita selalu bersama, saling bercerita, saling menjaga , saling memiliki , dan saling berbagi…

 

Dia Mei 1, 2012

Filed under: cerita,surat — rarasarumwidasworo @ 2:36 pm
Tags: , , ,

masak iya dia suka sama aku, orangnya tinggi, rajin ibadah dan sedekah. Masak iya dia yang selalu ada dalam mimpi-mimpiku, sekarang berdiri tegak dihadapanku, mengucapkan ikrar bahwa dia mengagumiku dan ingin mempersuntingku.
Mungkinkah ini bagian dari mimpi-mimpiku. Hanya khayalankah?
aku ragu kenapa dunia ini begitu indah sekali dengan hanya melihat senyuman darinya. Aku tak akan pernah bosan menunggunya di rumah, mempersiapkan diri menyambutnya ketika dia pulang kerja dan mencium hangat tangan yang sedikit legam terbakar matahari dan akibat kerja kerasnya.
Masak ia dia yang aku kagumi sekarang ini menyanjungku dengan penuh cinta. Aku ragu kebahagiaan ini hanya semu. Bolehkah aku berdoa ya Allah
Izinkan aku bersamanya di dunia dan di akhiratmu. Semoga dia satu-satunya pemilik hati ini
dia yang pertama bagiku
dan terakhir
untuk selamanya

 

Matahari Bulan Maret 24, 2012

Filed under: surat — rarasarumwidasworo @ 3:52 am

Bulan malam ini, terang seperti purnama bulan lalu…

Aku tak akan mampu menjadi bulan malam ini, bila tanpa cahayamu matahariku..

siang ini aku redup… kalah… karena ada kamu bukan mengalah maksudku..

Aku hanya tak mau terlihat menyaingimu karena engkau matahariku..

aku berhutang terlalu banyak …

terlalu banyak cahaya yang aku curi darimu…

sehingga aku terang malam ini..

 

what if? Maret 4, 2012

Filed under: surat — rarasarumwidasworo @ 8:56 am
Tags:

What if I give you my smile?

Are you gonna stay for a while?

What if I put you in my dreams tonight?

Are you gonna stay until it’s bright?

What if I give you my story?

Are you gonna listen to me?

What if I give you my heart?

Are we never gonna be apart?

Come on baby try harder

come on baby light my fire

Come on baby be mine

‘Cause you’re the one I wanted to be

What if I do ignore you Will you just walk away and cry?

What if I did disappoint you?

Are you gonna say goodbye?

Come on baby try harder

Come on baby light my fire

Come on baby be mine ‘Cause you’re the one I wanted to be

What if I try to catch flying snitch?

Are you gonna come with me?

What if I give you my song?

Are we gonna sing along?

Come on baby try harder

Come on baby light my fire

Come on baby be mine ‘Cause you’re the one I wanted to be What if you leave me right here?

I’m right here and waiting for you?

Source: http://liriklaguindonesia.net/mocca-what-if.htm#ixzz1o8WDfZ7u

 

Surat Untuk Ibu November 24, 2011

Filed under: surat — rarasarumwidasworo @ 2:47 pm

dear Ibu

Tidakkah kau takut padaku ibu…

anakmu ini semakin besar melebihimu..

padahal dulu aku ada dalam perutmu…

dear ibu

Tidakkah kau marah padaku ibu..

anakmu ini semakin pintar melebihimu…

padahal dulu jika aku berkata  hanya kamu saja yang tahu..

dear ibu

Tidakkah kau iri padaku..

anakmu ini punya banyak teman…

padahal dulu hanya kamu yang aku tahu..

dear ibu

Tidakkah kau bosan padaku…

anakmu ini selalu saja memelukmu…

padahal selama hidupku aku selalu mengganggumu…

dear ibu

sembilan bulan itu .. apakah lama bagimu??

sembilan bulan itu lama bagiku.

aku bergantung padamu…

dear ibu

aku kira setelah sembilan bulan aku dapat terlepas darimu…

tapi ternyata tidak…

selama hidupku

aku tak akan terlepas darimu..

dear ibu..

ikatanmu begitu kuat…

aku juga tak ingin memutuskannya..

karena aku hanya anak biasa

sedangkan kau Ibu yang luar biasa..

Aku selalu bergantung padamu…

dear Ibu

bukan karena sarapan yang kau buat setiap pagi itu…. bukan .. bukan hanya itu maksudku

bukan hanya senyuman yang kau torehkan setiap mamandangku… bukan bukan itu saja…

bukan hanya karena tetesan keringatmu ketika merawatku..

dear ibu

aku bergantung padamu,

karena segalanya darimu… selalu menyertaiku

segalanya tak mungin kutoreh dalam lembaran ini ibu..

segalanya yang tak mungkin kau minta lagi ibu..

dear ibu

bolehkah aku membalasnya ibu?

bolehkah hanya sekedar menjadi anak baik untukmu?

 

 

 

surat untuk ayah September 17, 2011

Filed under: surat — rarasarumwidasworo @ 11:01 pm

RA-Ayah semendiratanya dirimu kau selalu memikirkanku. Mengapa kau lakukan itu yah, kenapa hanya untuk seorang aku. Seorang yang bahkan penghasilan saja belum punya?. Apa yang kau harapkan dariku, seorang yang belum tentu masa depannya. Tidak dapat diaharapkan sedikitpun.

Ayah semenderitanya dirimu kau persiapkan aku sejak awal, untuk bekerja keras dengan kasih sayangmu. keikhlasanmu menyertai setiap langkahku. doamu memenuhi jiwaku. Ayah semua pengorbananmu padaku membuatku takut mengingkarimu, tak menepati janjiku, tak tepati amanahmu.

Dunia ini ayah. Dunia yang sebagian besar telah kau ceritakan padaku. Dunia yang indah tapi bukan sepenuhnya milikku. Maaf ayah jika aku tak seperti yang engkau harapkan.

Ayah aku hanya ingin menjadi putrimu yang mampu menorehkan senyum diwajahmu.Aku hanya ingin menjadi setia untukmu. menjagamu hingga akhir dan membahagiakanmu selamanya