zonawidasworo

percaya dan resapilah

CINTA Juni 14, 2012

Filed under: cerita,kuliah,perenungan — rarasarumwidasworo @ 1:37 am

RA- Bertahan satu ciiiiinta.. bertahan satu Ce.I.eN.Te.A…  suara dion idol yang menyayikan lagu cintanya the bagindas menggema pagi ini. entah kenapa 2 hari ini temanya lagi yang namanya CINTA ” 1 kata 5 huruf sarat makna”. Tak ada kata lain yang mampu mendefinisikan kata cinta dengan sempurna(wiii) . Saya pun masih susah mengartikan dan memahaminya. Ada sedikit pencerahan mengenai makna kata cinta yang saya peroleh  kemarin ketika saya mengikuti sebuah kajian. Pasti kalian sudah sangat mengenal dan doyan mendatangi yang namanya kajian. Alhamdulillah saya tergolong diantaranya (bukan mau sombong lho JFYI ajah…haha GEJE). Di kampus saya sering sekali diadakan yang namanya kajian. Spesial sekali ustad yang mengisi kajian kemarin ada dua yang pertama adalah seorang ustadz artis (???) Nizam Zulfikar dan ustadz penulis buku Burhan Shodiq.  they were so awesome when they gave us the definition of love. Kebetulan tema kajian kemarin adalah tentang cinta, bagaimana menjaga hati menuju cinta sejati.

Ustadz yang pertama yang katanya ade tingkat “Ganteng” but for me he is so so<< mulai sombongnya..hihihi

nih isi tausiyahnya : beliau berkata ada 3 hal yang ditimbulkan cinta yaitu keindahan, kesabaran, dan pengorbanan. To be honest I’m not really giving attantion for his explanation cz his voice was so slow an smooth (what? ga kedengeran dunk) ini gara-garanya anak-anak pgsd biasa diberi kajian oleh ustadz-ustadz yang gokil. Makanya ketika si ustadz “ganteng”(kata ade tingkat) mulai speak speak, audience langsung keep silence, kayaknya mereka pada tidur (kalo yang ini penulis kayaknya)..haha maav ya ustadz nizam :P.

Sebenarnya isi tausiyahnya berbobot banget, selain itu beliau memberikan perbedaan tekanan suara, tetapi tetep saja terlalu haluus(kayak kulit bayi.hlo). beliau memberikan beberapa informasi dan contoh-contoh di setiap pointnya. Ada kisah pengorbanan yang dilakukan Siti Hajar isteri Nabi Ibrahin dan Ibu nabi Ismail. Kesabaran 2 raja yang dzalim dan Hanif. dll pokonya banyak. pada intinya Cinta adalah segala sesuatu yang diniatkan kepada Allah SWT. Pesan dari ustadz Nizan carilah 1000 alasan untuk berhusnudzon kepada Allah SWT karena Allah mengetahui apa yang kita butuhkan daripada yang kita inginkan. ^^

lets move on to the second ustadz , he is u’ Burhan shodik.. hehe.. kalo boleh tanya burhan singkatan dari apa ya?? soalnya di blog ini nama burhan sering di pake, kayaknya kepanjangan dari burung hantu deh.. mav ustadz just kidding :P.

Ustadz Burhan ini berbeda 180 derajat sama ustadz nizam. belau pinter banget buka tausiyah dengan kegokilannya. yah bisa bikin audience yang tidur pada bangun. Ini salah satu kutipannya ” Wanita memasang tembok besar, bukan karena dia angkuh tetapi dia hanya ingin melihat adakah pria yang mampu menjebolnya” Shodiq(2012).. (wiii ,, itu aku banget gan.. haha malah promosi)

” Cinta adalah pangkal semua penguatan, baik yang buruk maupun yang baik “(Ibnu Qayyim Al Jauziyah)

” Cinta tidak menimbulkan efek galau” so kalau kamu merasa mencintai tapi masih galau mulu berarti cintamu perlu dipertanyakan

” Cinta yang tercela adalah mencintai sesuatu yang cintanya sama dengan mencintai Allah”

” Cinta yang paling terpuji adalah hanya mencintai Allah semata dan mencintai apa saja yang di cintai Allah”

hadew.. banyak deh kutipan dari nih ustadz.. gokil seru lucu, asyik. kalo mau baca kesan2 beliau klik ajah di sini

kalo menurut saya sih cinta itu tidak perlu alasan. Mengalir apa adanya. cinta karena Allah adalah semurni-murninya cinta.. ihhiiir..

sebenarnya masih banyak hal yang mau di share, tapi berhubung hari ini agendanya banyak dilanjut kapan2 ja ya,, pembicaraan kita mengenai cinta :>

cu guys

 

Keluarga Juni 11, 2012

Filed under: kuliah — rarasarumwidasworo @ 11:57 pm
Tags: , ,

RA- Tidak terasa sudah hampir 4 tahun menimba ilmu di kampus tercinta ini. Banyak hal yang saya temui dan temukan di area yang sangat membanggakan, yah sebagai seorang mahasiswa. Mengenang masa 4 tahun silam, bagaikan menemukan keluarga baru yang tak tersepakati untuk menjadi satu tapi dengan bergulirnya waktu kami dipersatukan menjadi satu keluarga yang ..hemm lumayan harmonis. Seorang dewasa dibutuhkan dalam keluarga layaknya seorang ayah yang tegas dalam mengambil keputusan. Seorang yang hangat dibutuhkan layaknya seorang ibu yang melindungi. Seorang yang lugu layaknya seorang adik yang serba ingin tahu, atau bahkan seorang yang jahil seperti kakak yang mengganggu. FYI di semester 7 kemarin saya dapat mata kuliah pengembangan masyarakat dan seperti biasa saya  emm kami (satu kelompok) dapat tugas membuat makalah dan ppt. Kebelutan tugasnya mengenai Konsep Keluarga dan Fungsinya… want to know? check it broot…


KONSEP KELUARGA DAN FUNGSINYA

Perkembangan anak pada anak usia antara tiga enam tahun adalah perkembangan sikap sosialnya. Perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh interaksi anak dengan lingkungan sekitar. Melalui proses interaksi sosial tersebutlah seorang anak akan memperoleh pengetahuan, nilai-nilai, dan perilaku penting yang diperlukan  dalam partisipasinya di masyarakat kelak, yang dikenal juga dengan istilah sosialisasi. Hal ini sejalan dengan yang dikatakan Zanden (1986) bahwa kita terlahir bukan sebagai manusia, dan baru akan menjadi manusia hanya jika melalui proses interaksi dengan orang lain.

Pengaruh paling besar selama perkembangan anak pada lima tahun pertama kehidupannya terjadi dalam keluarga. Kepribadian orang tua sangat berpengaruh terhadap pembentukan pribadi anak. Penelitian Rohner, dkk (1986) di Amerika menunjukkan bahwa seorang ibu yang memperlakukan anak dengan kasar, baik fisik maupun verbal akan menghasilkan pribadi anak yang cenderung kasar setelah dewasa.

  1. A.    Konsep Keluarga

Keluarga merupakan satu-satunya lembaga sosial, disamping agama, yang secara resmi telah berkembang di semua masyarakat. Kedudukan pribadi dalam keluarga dan pertanggungjawabannya merupakan perhatian baik secara resmi maupun tidak pada masyarakat dengan tingkat teknologi tinggi maupun rendah.

Akibat stuktur dan peran yang dipunyai oleh para anggotanya sangat bervariasi dari suatu masyarakat ke masyarakat lain, sehingga istilah keluarga tidak mudah didefinisikan.

Pengertian keluarga :

Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta “kula” dan “warga” yang berarti “anggota” atau “kelompok kerabat”.

  1. Keluarga adalah suatu kumpulan manusia yang dihubungkan melalui pertalian darah, perkawinan atau pengambilan anak angkat.
  2. Keluarga adalah lingkungan dimana beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah dan bersatu.
  3. Keluarga merupakan bagian terkecil dari susunan masyarakat yang akan menjadi dasar dalam mewujudkan suatu negara. (Emil Salim 1983)
  4. Menurut pengertian psikologis, keluarga adalah sekumpulan orang yang hidup bersama dalam tempat tinggal bersama dan masing-masing anggota merasakan pertautan batin sehingga terjadi saling mempengaruhi, saling memperhatikan dan saling menyertakan diri (Soelaeman 1994).
  5. Menurut pengertian paedagogis , keluarga adalah “satu persekutuan hidup yang dijalin oleh kasih sayang antara pasangan dua jenis manusia yang dikukuhkan dengan pernikahan, yang bermaksud untuk saling menyempurnakan diri itu terkandung perealisasian peran dan fungsi sebagai orang tua (Soelaeman 1994).
  6. Secara tradisional, keluarga sebagai dua atau lebih oarng yang dihubungkan oleh ikatan perkawinan, adopsi (hukum) yang memiliki tempat tinggal bersama.
  7. Menurut Duvall, keluarga merupakan sekumpulan orang yang dihubungkan oleh ikatan perkawinan, adopsi, kelahiran yang bertujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan budaya yang umum, meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, dan sosial dari tiap anggota.
  8. Sedang Morgan (1977) dan Sitores (1988) menyattakan bahwa keluarga merupakan suatu grup sosial primer yang didasarkan pada ikatan perkawinan (hubungan suami-istri) dan ikatan kekrabatan (kekerabatan antar generasi, orang tua-anak)
  9. Bila ditinjau berdasarkan Undang-Undang No. 10 Tahun 1972, keluarga terdiri atas ayah, ibu dan anak karena ikatan darah maupun hukum.
  10. Menurut Bailon dab Maglaya, keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang bergabung karena hubungan darah, perkawinan, atau adopsi, hidup dalam satu rumah tangga , saling berinteraksi satu sam lainnya.
  11. Menurut Zanden (1986) di dalam keluargalah kali pertama anak-anak mandapat pengalaman diri langsung yang akan digunakan sebagai bekal hidupnya dikemudian hari melalui latihan fisik, sosial, mental, emosional, dan spiritual.
  12. Malinowski (1930) dalam Megawangi (1998) tentang “principle of legitimacy” sebagai basis keluarga, bahwa struktur sosial (masyarakat) harus diditernalisasikan sejak individu dilahirkan agar seorang anak mengetahui dan memahami posisi dan kedudukannya.

Tiga elemen keluarga dalam struktur internal keluarga, yaitu :

1)      Status sosial, keadaan status social menjadi penting karena dapat memberikan rasa memiliki, karena ia merupakan bagian dari system tersebut.

2)      Peran sosial, yang menggambarkan peran dari masing-masing individu atau kelompok menurut status sosialnya.

3)      Norma sosial, yaitu standar tingkah laku berupa peraturan yanbg menggambarkan sebaiknya seseorang bertingkah laku dalam kehidupan social.

  1. B.     Macam – macam Keluarga
  2. 1.      Keluarga Inti

Keluarga inti terdiri dari ayah, ibu,dan anak. Ciri-cirinya antar lain adalah hubungan anggotanya intim, kooperatif dan biasanya face to face.

Keluarga berperan menciptakan persahabatan, kecintaan, rasa aman, hubungan antar pribadi yang bersifat kontinu.

 

  1. 2.      Keluarga Besar

Keluarga besar adalah siapa saja yang mempunyai hubungan darah dengan keluarga inti. Keluarga besar itu diikat oleh ketentuan yang terdapat dalam adat istiadat dan kebiasaan.

  1. C.    Fungsi Keluarga

Menurut Vembriarto (1990) ada tiga macam fungsi yang tetap melekat sebagai ciri hakiki, yaitu sebagai berikut :

  1. Fungsi Biologis

Fungsi biologis orang tua ialah melahirkan anak. Fungsi ini sebagai dasar kelangsungan hidup masyarakat. Keluarga cenderung menyukai anak sedikit karena beberapa faktor, diantaranya :

Perubahan tempat tinggal

Makin sulitnya fasilitas perumahan

Banyaknya anak dipandang sebagai hambatan

Meningktanya kesibukan wanita mengurangi kesuburan

Menipisnya ajaran agama yang menganjurkan agar keluarga memiliki banyak anak, dll

  1. Fungsi Afeksi

Fungsi afeksi berhubungan dengan hubungan cinta kasih antar sesama anggota keluarga. Dari hubungan cinta kasih inilah lahir hubungan persudaraan, persahabatan, kebiasaan, identifikasi, persamaan pandangan dan nilai-nilai.

  1. Fungsi Sosialisasi

Fungsi sosialisasi ini menunjuk peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak. Melalui interaksi sosial di dalam keluarga itu anak mempelajari tingkah laku, sikap, keyakinan, cita-cita dan nilai-nilai dalam masyarakat.

Fungsi sosial mengalami perubahan yang meliputi :

1)      Fungsi pendidikan

Keluarga berfungsi sebagai tempat memperoleh pendidikan bagi anggotanya, terutama anak yang masih berusia dini. Seiring berjalannya waktu peran ini akan lebih banyak didominasi sekolah.

2)      Fungsi rekreasi

Keluarga menjadi medan rekreasi bagi anggotanya. Akan tetapi, dengan berkembangnya berbagai sarana rekerasi maka peran ini semakin lama semakin luntur.

3)      Fungsi keagamaan

Keluarga juga sebagai pusat pendidikan agama bagi anggotanya, terutama anak. Peran sekulerisasi dalam masyarakat dan merosotnya institusi agama telah menggesre peran ini. Sangat memprihatinkan.

4)      Fungsi perlindungan

Keluraga wajib memberi perlindungan, baik fisik maupun sosial bagi anggotanya. Akibat banyaknya lembaga perlindungan hukum, fungsi ini pun lama kelamaan menjadi pudar.

Keluarga menyumbangkan hal-hal berikut kepada masyarakat :

a)      Kelahiran

b)      Pemeliharaan fisik keluarga

c)      Penempatan anak dalam masyarakat

d)     Control sosial

Fungsi keluarga adalah bertanggung jawab dalam menjaga dan menumbuhkembangkan anggota-anggotannya. (Suprihatin,G, dkk., 1992)

Pemenuhan kebutuhan anggota keluarga diantaranya :

Pemenuhan kebutuhan pangan, sandang, papan, dam kesehatan.

Kebutuhan akan pendidikan formal, informal dan nonformal.

Fungsi keluarga menurut Friedman (1992) adalah :

  1. Fungsi afektif dan koping
  2. Fungsi sosialisasi
  3. Fungsi reproduksi
  4. Fungsi ekonomi
  5. Fungsi fisik

Sedang menurut Allender (1998), fungsi keluarga :

  • Affection
  • Security and acceptance
  • Identity and satisfaction
  • Affiliation and companionship
  • Socialization
  • Controls

Fungsi keluarga BKKBN (1992)

  1. Kegamaan
  2. Sosial budaya
  3. Cinta kasih
  4. Melindungi
  5. Reproduksi
  6. Sosialisasi dan Pendidikan
  7. Ekonomi
  8. Pembinaan lingkungan

Menurut Peraturan Pemerintah RI No. 21 Tahun 1994, fungsi keluarga :

  1. Fungsi keagamaan

Fungsi ini sebagai wahana persemaian nilai-nilai luhur budaya bangsa untuk menjadi insan agamis yang penuh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  1. Fungsi sosial budaya

Fungsi ini berguna untuk mengembangkan kekayaan budaya bangsa yang beraneka ragam dalam satu kesatuan.

  1. Fungsi cinta kasih

Fungsi ini mejadi wadah persemaian kehidupan yang penuh cinta kasih lahir dan batin. Cinta kasih memberi pengaruh bagi perbuatan-perbuatan dan sikap-sikap yang bijaksana.

 

  1. Fungsi melindungi

Fungsi ini menumbuhkan rasa aman dan kehangatan pada setiap anggota keluarga.

  1. Fungsi reproduksi

Fungsi ini bertujuan untuk melanjutkan kelestarian dan kesejahtraan manusia.

  1. Fungsi sosialisasi dan pendidikan

Fungsi ini memberi peran kepada keluarga untuk mendidik keturunan agar bisa melakukan penyesuaian dengan alam kehidupannya di masa yang akan datang.

  1. Fungsi ekonomi

Sebagai pendukung unsur kemandirian dan ketahanan keluarga.

  1. Fungsi pembinaan lingkungan

Member kemampuan untuk menempatkan diri secara serasi, selaras, seimbang sesuai daya dukung alam dan lingkunga.

D. Struktur dan Sistem Keluarga

Struktur keluarga

1. Struktur egalisasi : masing-masing keluarga mempunyai hak yang sama dalam menyampaikan pendapat (demokrasi)

2. Struktur yang hangat, menerima dan toleransi

3. Struktur yang terbuka, dan anggota yang terbuka mendorong kejujuran dan kebenaran (honesty dan authenticity)

4. Struktur yang kaku : suka melawan dan tergantung pada peraturan

5. Struktur yang bebas : tidak adanya aturan yang memaksakan (permisivenes)

6. Struktur yang kasar : abuse (menyiksa, kejam, kasar)

7. Struktur emosi yang dingin (isolasi, sukar berteman)

8. Disorganisasi keluarga (disfungsi individu, stress emosional)

Struktur kekuatan keluarga :

1. Legitimate power/ authority (hak untuk mengontrol) seperti orang tua terhadap anak.

2. Referent power (seseorang yang ditiru)

3. Resource of expert power (pendapat, ahli, dll)

4. Reward power (pengaruh kekuatan karena adanya harapan yang akan diterima)

5. Coercive power (pengauh yang dipaksakan sesuai keinginannya)

6. Informational power (pengaruh yang dilalui melalui persuasi)

7. Affective power (pengaruh yang diberikan melalui manipulasi dengan cinta kasih misalnya hubungan seksual)

Nilai-nilai dalam keluarga:

1. Nilai merupakan suatu system, sikap dan pelayanan yang secara sadar atau tidak, mempersatukan anggota keluarga dalam satu budaya. Nilai keluarga juga merupakan suatu pedoman perilaku dan pedoman bagi perkembangan norma dan peraturan.

2. Norma adalah pola perilaku yang baik, menurut masyarakat berdasarkan system nilai dan keluarga.

3. Budaya adalah kumpulandari pola perilaku yang dapat dipelajari bagidan ditularkan dengan  tujuan untuk menyelsaikan masalah.

Sistem dalam suatu keluarga:

a). Komponen : dalam suatu masing-masing anggota mempunyai sifat intedepensi, interaktif dan mutual.

b). Batasan : batasan masing-masing keluarga akan berbeda tergantung dari beberapa factor seperti; sosial, budaya,ekonomi dll.

c). Keberadaan: keluarga merupakan bagian dari siste yang luas yaitu masyarakat.

d). Terbuka (batas yang permeable) dimana dalam keluarga terjadi pertukaran system.

e). Masing-masing keluarga mempunyai organisasi/ struktur yang akan berpengaruh didalam  fungsi yang ada dari angotanya.

E. Sosialisasi Dalam  Keluarga

Keluarga meupakan institusi yang paling penting pengaruhnya terhadap proses sosialisasi individu atau seseorang. Kondisi- kondisi yang menyebabkan pentingnya peranan keluarga dalam proses sosialisasi anak, ialah:

1.  Keluarga merupakan kelompok kecil yang anggotanya berinteraksi face to face secara tetap.

2.  Orang tua mempunyai motivasi yang kuat dala mendidik anak karena merupakan buah cinta kasih dari hubungan suami istri.

3. Hubungan sosial dalam keluarga relative tetap sehingga memainkan peranan penting dalam proses sosialisasi anak.

Tujuan sosialisasi dalam keluarga yaitu:

a. Penguasaan diri

Masyarakat menuntut penguasaan diri pada anggota-anggotanya.ini merupakan tuntutan sosial yang pertama yang akan berkembang dari yang bersifat fisik kepada pengusaan diri yang bersifat emosional. Anak harus belajar menahan kemarahannya pada orang tua atau saudaranya.

b. Nilai-nilai

Bersama-sama dalam proses berlatih penguasaan ini, anak diajarkan juga nilai-nilai. Contoh, melatih anak menguasai diri agar mainannya dapat dipinjamkan kepada temannya, maka disitu dapat muncul suatu makna tentang arti kerja sama.

c.Peran-peran sosial

Anak mempelajari peran sosial melalui interaksi sosial di dalam kelaurga. Setelah dalam diri anak berkembang kesadaran diri sendiri yang membedakan dirinya dengan orang lain,dia mulai mempelajari peran-peran sosial yang sesuai dengan gambaran tentang dirinya.

d. Peran orang tua

Peran utama orang tua ialah berkembang biak dan mengasuh serta membesarkan anak untuk dapat menjadi warga masyarakat yang berguna.Peran yang merupakan perwujudan  tindakan-tindakan dalam interaksi dari perilaku sesuai kedudukannya dengan pelaku lainnya sesuangguhnya merupakan suatu kenyataan empirik dan bukan sesuatu yag normatif dan ideal. Sehingga, bla peran tersebut sesuatu yang ideal maka dinyatakan sebagai peran yang seharusnya dijalankan oleh pelaku.

 

F. Ciri Yang Melekat Pada Keluarga

Ciri yang melekat pada keluarga dapat dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Aspek Internal (hubungan orang trua dengan anak)

Berdasarkan penelitian Fels Research Institute, pola interaksi orang tua-anak dapat dibedakan menjadi 3 , yaitu :

  1. Pola menerima – menolak
  2. Pola memiliki – melepaskan
  3. Pola demokrasi – otokrasi
  4. Aspek Sosial

Aspek ini menyangkut status social yang hasrus dimiliki keluraga dalam struktur dan status kehidupan masyarakat.

Menurut penelitian yang dilakukan Universitas Chicago sekitar tahun 1990-an menyimpulkan bahwa keluarga kelas sosial menengah kurang menerapkan hukuman bada, lebih mendorong tercapainya prestasi , dan memberi tanggung jawab leluasa kepada sang anak. Latar belakang pola tindakan dan interaksi orang tua dalam menerapkan metode interaksi dipengaruhi kelas sosial terutama alasan ekonomi.

  1. Keluarga kelas sosial bawah umumnya memiliki banyak anak, penghasilan kecil sehingga anak dituntut patuh, tidak rebut, tidak boleh berinisiatif.
  2. Orang tua dari kelas bawah memiliki pekerjaan yang rendah, memiliki sikap patuh kepada majikannya, sikap ini kemudian terpancar dalam interaksi dengan anaknya.

G. Hubungan Timbal Balik Keluarg , Sekolah bagi Individu

  1. Pergaulan Dalam Keluarga

Dalam menciptakan hubungan di dalam sebuah keluarga orang tua harus bisa memberi contoh dan menjadi tauladan bagi putra-putrinya. Dengan adanya pergulan yang baik dalam keluarga maka secara tidak langsung anak telah dididik untuk bisa bergaul dengan baik dalam kehidupan masyarakat natinya.

  1. Pergaulan Dalam Sekolah

Sekolah sebagai lembaga formal dimana guru berp polaeran sebagai pendidik dengan segala kewibawaannya harus mampu membawa anak didik menuju kedewasaan. Dalam lingkungan sekolah individu dihadapkan pada pola orientasi kehidupan yang lebih luas. Secara prinsipil sekolah sebagi ruang terorganisasi yang didalamnya terdapat peran-peran yang cukup kompleks.

  1. Pengaruh Keluarga Sekolah Terhadap Individu

Proses sosialisasi individu berjalan seiring dengan perkembangan fisik dan emosinya. Seiring perkembangan fisiknya, individu mendapatkan perlakuan yang intensif sehingga ia benar-benar merasa memiliki kepribadian yang dewasa.

Ketika individu sudah cukup memiliki kemampuan untuk melakukan aktivitas mendasar sebagai manusia, ia memasuki kehidupan luar dari keluarganya, yaitu sekolah.

Keluarga dan sekolah adalah dua lembaga yang selalu beriringan mengisi setiap kehidupan individu. Keluarga bertugas mernjalankan sosialisasi nilai-nilai dasar kemnusiaan sementara sekolah menekankan pada proses pembelajaran, pengajaran, serta penempaan individu tentang iptek, ketrampilan, dan pengusaan peran sosial dalam masyarakat.

 

 

Bye May Juni 1, 2012

Filed under: kuliah,pengalaman,perenungan — rarasarumwidasworo @ 1:21 pm

Ra-Bye May welcome June ^^. I’d like to call this Mei 2012 with presentasion month . How I wonder do that? That because I am doing some presentation in this month (by my self >>just me<<.. not with my ordinary group) … haha :D .. how under pressure I am? But it’s not really bad for me. Actually I ‘m feeling so excited. Got my bachelor degree of education, gave some presentation in front of some people who are mastering in english too and I think all of them got successful (thanks for your pray).. You must give congratz for me,,, hehe,, bang Alit sorry for prefacing you… hope you follow me quickly.

And finally I’m finishing my school bye papper,, bye task,, bye test bye migrain and welcome real life… hemm I don’t know how much money that I spent to this kind of bussiness called “Education”. Is that really give me some result? Is that making me  to be the better people or making me useful for other people?

Ok that really the big question for me now. But I have confident enough to answer it!! I’m really deserve to get anything. Cause I’ll give the best from me. I’ll get a lot of easily cause my sacrifice before.

Are you thinking the same with me? Fighting!! For your life cause life need fighting :P RITE!!!!

>>>>>>>>>>>>>>>>>>21052012<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

>>>>>>>>>>>>>>is my recordmaking day<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

 

Mei be Yes Mei be No? Mei 1, 2012

Filed under: kuliah,perenungan — rarasarumwidasworo @ 11:24 am
Tags: , ,

RA- Di awal bulan Mei, belum juga ujian dan tetap setia dengan revisi. Dinikmati saja prosesnya, toh S1 ini hanya sekali ini akan saya jalani. Masih ingin menyandang status sebagai seorang mahasiswa. Tapi tunggu, saya tidak mau menjadi mahasiswa abadi. FYI, saya mau menjadi mahasiswa lagi tapi nanti kalau saya melanjutkan ke S2. Actually there’s some possibillity for me.

Setelah wisuda mau kemana? pertanyaan itu akan terngiang ketika saya sudah ujian pendadaran. How scary that question?. Bagi beberapa rekan mahasiswa sudah siap untuk menjawab pertanyaan yang mendasar tersebut. Tapi bagi saya just a simple answer ” yah kerja donk, emang mau kemana lagi?”. How can it really easy to say. saya belum yakin bisa langsung kerja dengan kondisi ekonomi di Indonesia. wait!! tapi jurusan yang saya ambil prospeknya bagus. Yah PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) ditahun mendatang akan banyak dibutuhkan guru teritama guru SD, cz akan banyak guru SD yang pensiun. Tinggal tunggu saja kan giliran kita untuk memainkan peran mendidik calon penerus bangsa yang dapat dibanggakan.

Ada beberapa hal yang membuat saya takut untuk menjadi guru. Akankah saya bisa mendidik mereka menjadi seseorang yang berguna, bukan sekedar memanfaatkan dan dimanfaatkan. Akankah anak didik saya mampu mengubah negara ini menjadi negara yang maju ?(bukan berkembang lagi). Akankah saya akan mendapat jodoh yang setia( ok yang terakhir ini benar2 ga nyambung).

Just a simple thing that I wanna do. Make them have responsibility and carring each other. saling menghargai, menyayangi dan bertanggung jawab terhadap sesama.

Tanggung jawab maknanya bisa menajdi luas. misalnya saja ketika anak kita (red: anak didik) akan membuang sampah. Dia bertanggung jawab membuangnya ditempat sampah. Dia bertanggung jawab untuk kebersihan lingkungannya, karena merasa menghargai sesama. Tidak mau orang lain nerasa terganggu dengan apa yang diperbuatnya.

OK sekedar membuang sampah pada tenpatnya. ini adalah contoh yang sangat real dalam kehidupan sehari-hari. Kadang banyak sekali anak bahkan orang dewasa tidak dibiasakan membuang sampah pada tempatnya. Wah kalau saya jelaskan satu-persatu mungkin tidak akan cukup dalam sehari. Ini salah satu contoh yang membuat saya terkadang merasa risih melihatnya, misalnya saja ketika berkendara baik mobil, angkot, bus umum, bahkan sepeda motor. Ada beberapa orang yang membuang bungkusan sisa makanan ke jalan.  how come!! ketika kamu membuang sampahmu ke jalan, kamu tidak memperhatikan kenyamanan pengguna jalan lain. Sekedar lempar, makanan di makan, dan trarraaarraaa sampah sudah mengenai orang lain. haha, bagaimana kalau itu terjadi pada kamu, kamu pasti sudah manyun seharian.

Lihatlah dari sudut pandang orang lain. Walaupun sudut pandang kitalah yang paling utama  yang harus kita  pertahankan

 

Pesan Dari Ayah April 6, 2012

Filed under: kenangan,kuliah,perenungan — rarasarumwidasworo @ 7:27 am
Tags: , , ,

Saat-saat ini merupakan saat-saat saya merindukan kuliah di kelas dengan rekan-rekan mahasiswa lain. Ternyata masa-masa yang membosankan itu merupakan hal yang indah untuk dikenang. Masa ketika mendengarkan ceramah dosen yang super lama, terus malah ditinggal kirim-kiriman surat pendek sama teman, ngerjain tugas bareng , macem-macem pokokknya. Walaupun ada beberapa hal yang membuat saya kecewa pada saat itu. Inilah sedikit ungkapan dari saya ketika saya masih semester 5, saya adalah salah satu dari sedikit mahasiswa yang berusaha untuk jujur dan tidak tau akan hasil dari kejujurannya.

Berusaha untuk selalu sabar dan tawakal itu memang penting dan bagus sekali apabila itu memang benar-benar dilakukan oleh seseorang, akan menjadi tentram dunia ini apabila banyak manusia yang melakukan hal yang serupa seperti itu.

Namun terkadang seseorang akan merasa marah dan tidak terima apabila ia diperlakukan tidak adil dan semena-mena. Memang permasalahannya disini hanyalah masalah nilai, nilai bagi kami mahasiswa adalah masalah hidup dan mati karena pengorbanan kita selama 6 bulan akan terlihat pada selembar kertas KHS yang bagi sebagian dosen itu hanyalah selembar kertas biasa seperti dengan kertas undangan yang terkadang tak dihiraukan dan tidak dicermati dan kemudian dibuangnya. Begitu berbeda ketika dosen menerima slip gaji dan begitu mencermati nomina seharusnya penerimaan gaji pada setiap bulannya.

Apakah sebegitu susahnya memberikan sedikit perhatian kepada mahasiswanya yang sebenarnya sangat membutuhkan hal itu. Walaupun hanya sekedar berkata “ seharusnya mahasiswa ini tak pantas mendapat nilai ini” atau bahkan “ sudah pasti nilaimu seperti ini karena kemalasanmu” tapi saya sedikit berharap perkataan pertamalah yang akan keluar dari bibir dosen yang terhormat.

Saya juga tidak begitu menyalahkan  ketika dosen yang terhormat itu memberikan nilai yang kurang pantas terhadap saya. Mungkin benar ungkapan “ Karena nila setitik rusak susu sebelanga “ dan mungkin juga dosen yang terhormat ini ingin memberitahukan pada saya bahwa peribahasa-peribahasa yang selalu diajarkannya adalah kebenaran dan merupakan azas hidupnya. Hal ini terjadi karena saya hanya mengopy paste tugas teman yang tersayang (untuk ade2 ku don’t try this at home) tugas yang saya begitu menyepelekannya.

Sudah menjadi rahasia umum dosen yang terhormat ini terkenal akan pelitnya memberikan score terhadap mahasiswanya. Begitu pun usaha yang dilakukan, sebaik apapun dia kepada dosen, saya kira paling pol nilai yang diterima dalah B. saya sedikit pesimis sehingga tidak begitu menyanjungnya. Walaupun begitu saya tetap jujur dalam mengerjakan tugas dan tes yang diberikan dosen yang terhormat ini. Saya meyakini ada Allah sehingga saya berpikir untuk apa nyontek atau curang padahal penilaian kita tidak hanya di dunia ini. Saya tidak bermaksud untuk mejelekkan atau  memojokkan teman2 yang tidak jujur ya.. bukankah kita ini calon guru kenapa sie begitu sulitnya bersikap menjadi seorang guru.

Ada sedikit masukan dari ayah saya yang memang beliau dulu adalah seorang guru dan Alhamdulillah sekarang beliau sudah menjadi seorang kepsek. Setiap kali saya pulang dengan berbagai gejolak permasalahan, beliau senantisa menenangkan hati saya untuk selalu sabar dan ikhlas dalam melakukan kebaikan. Di kala itu saya sedikit curhat tentang perilaku teman yang menyeleweng, lalu ayah saya berkata dengan tenang “ nduk cah ayu, hidupmu di dunia ini hanyalah mampir ngombe, mampir ngombe ki ga suwe, mung sedelok alias sakelebat. Ngapa kowe dadak gak matuhi aturan, mung ngrekasakke awakmu dewe. Ditambah meneh nduk tingkah lakumu bakal ditiru muridmu suk mben yen dadi guru. Coba kowe sregep sak iki ,,, ya muga- muga muridmu dadi sregep melu kowe.. tapi nek kowe beleren lan seneng nirun , aku ya ra nanggung,, mbuh coba muridmu bakal iso wae niru tingkahmu seng ala kuwi mau. Dosamu ora mung pisan eh malah kelipet-lipet. Dadi cah ayu, mendingo kowe dadi bocah sing lurus-lurus wae, bapak mung iso dongo kowe dadi uwong sukses amarga kejujuranmu lan muridmu niru tingkah becikmu”

Kurang lebih arti dari pesan ayah saya seperti ini:

Anakku yang cantik, hidup di dunia hanyalah sebentar. Layaknya orang yang mampir untuk minum. Kenapa kamu tidak taat aturan saja, kalau tiadak taat hanya akan menyusahkan hidupmu. Lagian tingkah lakumu yang sekarang akan ditiru oleh muridmu, kalau nanti kamu akan menjadi guru. Kalau kamu rajin sekarang semoga muridmu annti menurun kebaikanmu. Hati-hati karena semua tingkah lakumu akan ditiru oleh muridmu. Seandainya kamu berbuat yang melenceng dan ditiru muridmu dosamu akan berlipat-lipat. Jadi kamu jadi orang yang lurus-lurus saja. Bapak Cuma bisa mendoakan agar kamu menjadi sukses karena kejujuranmu dan muridmu meniru kebaikanmu”

terimakasih ayah

 

DRAMA Januari 5, 2012

Filed under: cerita,kuliah — rarasarumwidasworo @ 3:56 pm

There was another journey in my life.. sometimes I’m  feeling good, in the other  hand  I’m feeling so upset .. why it just to be like that?? There was always to be my big  question. Our happiness have came from ourself. If is it right wanna try to get my happiness of my time.

The story came from Jhon maxwell ‘s wife who one of the popular motivator. Her name is Margaret. She said that her husband never give her happiness anymore. She said that Jhon is a perfect husband. He never have drank, gambled, or  dishonest. He is a kind man. But he never make her happy. That’s why?? She said that our happines come from ourself. You were responsible for your life. Our mainset make our decision to be happy or feeling sad. your happiness is your choice.

Hidup kita di dunia bagaikan sebuah drama,, ada beberapa skenario yang bener2 kita harus hapal dengan sungguh-sungguh, agar drama kita jadi sukses dengan hasil yang baik.. namun ada pula hal-hal tambahan atau improvisasi yang kita perlu tunjukan didalamnya. Saya bisa saja berkata, huft sungguh mengecewakan atau huft itu sungguh menyedihkan, tapi tinggal kita bikin hidup ini lebih menyenangkan. Mungkin kita tidak merasakan hasilnya sekarang atau memetik nikmatnya sekarang. Saya yakin nanti (bukan mungkin lagi,,hehe). jangan mau terkotak kotak sehingga kita tidak mau mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi. jadikan semua usaha adalah perjuangan yang mampu mengajarkan kita untuk hidup yang nyaman, damai, dan indah pada akhir drama kita tadi. jadikan kegagalan sebagai tombak untuk melangkah lagi. Jadikan kesendirian teman bekerja dan belajar. Jadikan  dirimu pemain utama dalam drama kita sendiri. Jadikan Hatimu sutradara yang sesungguhnya sehingga kita mau menentukan arah tujuan hidup kita… ingin jadi indah kah atau menjadi meranakah. perjuanganmu hari ini bukan hanya untuk hari ini saja, tapi untukmu hingga akhir nanti.

ngomong-ngomong soal drama. Kemarin tanggal 4 Januari , saya dan teman sekelompok saya Alhamdulillah dengan sukses mampu mementaskan sebuah drama musikal anak. Memang sih drama kali ini dinilai untuk memenuhi tugas mata kuliah drama di kampus. Tapi dari sini saya mendapatkan baaaanyaak sekali pelajaran yang bisa dipetik. mulai dari indahnya persahabatan, manisnya perjuangan, gurihnya pengorbanan, dan nikmatnya rasa lelah.

Segalanya terbayarkan oleh begitu antusiasnya penonton ketika melihat drama dari kelompok saya ini… it was so awesome banget.. kalo kata syahrini sesuatu ya… ato kata bu yuni( teman satu kelompok) sesuatu sekali ya…

ok2.. dari pada penasaran .. ini ni.. pelajaran2 yang bisa saya ambil dari masing-masing pemeran drama

oya di drama ini saya sebagai sutradara lho sampe ke aransemen musiknya juga,, ( hehe agak sombong)

judul dramanya “Elang yang Sombong”

jujur saya dapet inspirasi dari sebuah blog yang didalamnya bercerita tentang “Kasuari yang Sombong”

kerena ga mau dituduh sebagai plagiat, saya rubah semua konsepannya( ini juga dibantu temen2 satu kelompok) ceritanya jadi seru abis lagian saya ubah judulnya karena,,akhir0akhir ini lagi ngetren tuh si burung elang di twitter.. apalagi di Indosiar..haha… karena teman2 sekelompok mainnya top abis dan all out gitu, mereka juga nurut sama petunjuk-pentunjuk saya ,,, sehingga jadi deh drama yang malah kayak dagelan itu..hehe

penasaran sama pemainya,, nih nih…

nih burung ya beb.. pemeran utamanya.. dia itu soomboooooooooong banget gitu ,, sehari-hari juga sombong.. saya percaya banget pas meranin elang yang sombong dia ga perlu acting lagi.. ini sekedar peringatan… bagi yang suka bergaol ma dia,, siap2 sedikit sakit ati kalo dia sudah menampakkan kesombongannya. Tapi asli lho nih anak sebenarnya baik hati dan suka menabung ( jarang nraktir–. -> giliran mau nraktir waktu itu cuma tempe mendoan dikantin pak giyono…. mungkin karena uangnya mau di tabung untuk masa depan kali ya,,haha).. hemm pelajaran yang bisa saya ambil dari dia itu,,, hemm apa ya,,,( mikir luama banget.. hemmm).. ____________ setelah berabad- abad…….. pelajaran yang dapet saya ambil adalah,,, hemm,,, apa y.. :/.. hemmm,,,, ga ada kali ya,,,, hemm,,      AHA,, Akhirnya saya menemukan pelajaran dari dia.. Dia itu orangnya gigih banget,, tiap ngerjain sesuatu harus perfect..( tapi yang berurusan dengan kepentingandia pastinya) hehe.. tapi dia pekerja keras dan selalu ngejalanin semuanya dengan ikhlas…. hoho pesan buat elang jangan sombong lagi ya,,, hohoh

Nah kalo yang satu ini,, si nyamuk,, eh .. gagak,, lucu banget,, pelajaran yang bisa diambil dari dia ,, dia juga pekerja keras, rela menolong dan tabah. Walopun suka disuruh-suruh ma elang yang sombong dia itu nurut terus, tanpa pamrih lagi,, hehe.. semoga kamu ga kapok ya sekelompok sama kita kaum reguler(hehe)

gilak.. bener2 gilak,, dari nih bocah saya dapet banyak sekali pencerahan.. weits buat pak jalak jangan sombong dulu,, bukan berarti saya ngefans lho,,, ahihiiii…mulai dari kata-kata beliau yang sangat sederhana tapi mengena, dengan kesederhanaanya mengekspresikan sesuatu yang mampu menimbulkan tawa. dan mulai dari kesederhanannya dalam menghadapi masalah sehingga menjadi terpecahkan dengan mudahnya. wouw.. kalo saya ceritain kesederhanaan lainnya kayaknya ga bisa deh,, ntar buat yang lain ga cukup spacenya,,, HAHA,, pokoke top deh.. Pesannya : Tetep jaga kesederhanaan

nah pipit nih ,, kecil-kecil lincah, pelajaran yang bisa diambil,,, keep smile ajah lah, :).. suka gaya kamu pit.. ide2mu menggugah  tawa,, hehe

Jiah.. jangan tanya,, no comen lah..agak males tapi ,, yah ga papalah dari  pada ga nulis tentang dia sama sekali.. orangnya tuh cupu abis, tapi tetep bisa keren,, alisnya itu lho kayak ayahku,, haha.. buat burung hantu,, bapak kamu,,, bapakku ya? Kok tau,, karena alismu kayak punyane bapakku,, (krik,, krikk ..krikk,,,ga lucu).. saran buat burung hantu,, jangan suka ngupil di kelas.. haha

Banyak ide banyak rencana,, keep smile pren,,, tetep ikhlas dalam segala hal.. saya salut sama bangau,, ketika dia tergalaukan oleh troble kos-kosan,, dia tetap berusaha konsen ke drama,, walaupun atap untuk tinggal terancam menghilang dia tetap konsentrasi ke drama… bangau kapan-kapan kesoto sewu yuk,, haha

Nah dara nih ya,, orangnya pemberani,, benar-bener sesuai peran(hemm kayaknya busud pinter ngesting ya,, ahiiihii) suka gaya dara yang unyu,, dia suka pink,, cewek abis,, suka drama korea seperti saya,, pekerja keras juga,, hemm keep smile ra J

nah loh.. ayam betina nih ya.. wah.. banyak banget ilmu yang saya dapet dari dia,, mulai dari semangat , keberanian, keceriaan, ketabahan, kegigihan, kegalakkan, kesabaran,, de el,el,, pokonya,, sip deh

teman akan menjadi sahabat ketika teman itu tau segala hal tentang teman yang lainnya. semua di kamu saya tau, semua kecuali hal yang belum pernah kamu ceritainkan.. kegalauanmu, senyummu, pandanganmu , kode-kodemu ,, sungguh terlalu berharga ketika tidak ada waktu untuk dihabiskan bersamamu.. Ayam… never-never leave me alone

hem apa ya,, yam jantan,, stay cool men,, u re the disipline one, but can’t do it well.. tapi tetep percaya,, kamu juga bisa ontime kok,,tau deh kalo kamu sibuk,,hehe,, tetep cool untuk mendinginkan suasana kelompok yang panas,, hehe

tuk,, tuk ,, pelatuk,, kamu pinter,, he ..

bu nuri yang sesuatu sekali,,, jangan sampe kecapekkan ya.. istirahat kalo cape,, kamu itu kalem,, pertahankan itiu,, jangan terpengaruh oleh dunia luar yang kejam,, tetep stay kalem,, tapi semangat ya.. hehe

Wah-wah burung yang satu ini suka ga ontime(walopun kadang busud juga ga ontime,,tapi busud punya alasan yang bagus lho beo). Tapi salut buat dia, ga gampang menyerah. Pesan buat beo: kalo ada latihan lagi ontime ya beo,, hehe,, dandannya.. ga usah lama-lama,, kan kamu udah cuantik banget,,

O O,, ngantuk nih,, sebelumya muhun maaf buat semua temen,, tetep stay cool n semangat

oya nih tak kasih drama elang .. penasaran ga kayak gimana alurnya.. pantengin ja naskahnya.. moga bisa dijadikan referensi ya..kalo ada kesalahan kasih saran aja,, maaf kalo amburadul,,hehe

“BURUNG ELANG YANG SOMBONG”

A. KONSEP CERITA

Konsep cerita dalam “ Burung Elang yang Sombong “ adalah sejenis drama anak – anak yang didalamnya mengandung amanat agar tidak menjadi sombong. Dalam drama ini akan ditampilkan nyanyian dan tarian anak – anak.

B. SINOPSIS CERITA

Kisah cerita tentang kesombongan seekor burung elang yang memiliki sayap  yang kuat dan menganggap dirinya lah yang paling hebat diantara semua burung yang ada di hutan. Akibat kesombongannya itu dia dibenci oleh semua burung. Hingga akhirnya diadakan sebuah perlombaan terbang untuk menentukan siapa yang paling hebat. Hanya burung dara lah yang berani melawan kesombongan si elang. Sebelum pertandingan dimulai ada sebuah peraturan dimana setiap peserta dapat mematahkan sayap lawannya. Dengan bantuan teman-teman burung dara, akhirnya dia (burung dara) memenangkan perlombaan tersebut, dan burung elang menjadi lemah dan tidak berday..

C. KONSEP PANGGUNG

Karena konsep cerita adalah kehidupan di hutan, maka panggungnya akan menyerupai sebuah hutan. Untuk properti panggung yang kami gunakan adalah sebagai berikut:

  1. 2 Pohon ang terbuat dari limbah pembungkus semen yang di warnai dengan pilok agar menyerupai hutan, 1 pohon kami meletakkannya di sudut belakang panggung dan 1 pohon lagi di pojok depan.
  2. Rumput-rumputan yang terbuat dari stereofom dan di letakkan didepan.
  3. Daun-daun kering, kami menyebarkannya di seluruh bagian panggung agar lebih terkesan suasana hutan.
  4. Backdrop warna hitam dengan matahari dari steroform.

D. KONSEP BUSANA

Karena cerita ini pemainnya adalah seekor burung jadi kostum busananya berupa sayap dan atribut lainnya yang mendukung peran.

  1. Burung Elang memakai atasan warna hitam, celana hitam, sayap warna merah  tua agar terlihat sombong dan ditakuti, hiasan kepala mahkota burung.
  2. Burung Dara memakai kostum warna putih, sayap putih, agar terlihat sepeerti burung dara dan mencerminkan sifat burung dara yang suci hatinya. hiasan kepala mahkota burung.
  3. Burung Hantu memakai kostum warna coklat, sayap coklat, agar terlihat seperti burung hantu agar lebih terlihat bijaksana dan disegani,  hiasan kepala mahkota burung.
  4. Burung Gagak memeakai kostum warna hitam, celana hitam sayap hitam agar terkesan misterius dan licik, hiasan kepala mahkota burung.
  5. Burung Beo memakai kostum warna merah muda, sayap merah muda, hiasan kepala mahkota burung agar terlihat sifatnya yang centil.
  6. Burung Pipit memakai kostum warna kuning, sayap kuning, hiasan kepala mahkota burung agar terlihat sifatnya yang selalu khawatir.
  7. Burung Nuri memakai kostum warna ungu, sayap ungu, hiasan kepala mahkota burung agar terlihat sifatnya yang penyabar.
  8. Burung Bangau memakai kostum warna merah, sayap merah, hiasan kepala mahkota burung agar terlihat sifatnya yang angkuh.
  9. Burung Jalak memakai kostum warna hujau, sayap hijau, hiasan kepala mahkota burung agar terlihat sifatnya yang tegas.
  10. Burung Pelatuk memakai kostum warna jingga, sayap jingga, hiasan kepala mahkota burung agar terlihat sifatnya yang penakut.
  11. Ayam Jantan memakai kostum warna cokelat, sayap cokleat, hiasan mahkota ayam jantan.
  12. Ayam Betina memeakai kostum warna putih, sayap merah, hiasan mahkota ayam

E. KONSEP MUSIK DAN SUARA

      1. Lagu  Owl City “ Salt water room” sebagai perkenalan dan dilanjutkan lagu Wondergirl “Nobody”
      2. Suara – suara kicauan burung yang ada di hutan, kami sengaja mengawali drama ini dengan suara-suara burung agar terkesan suasana hutan.
      3. Music Lagu menikmati hari yang liriknya telah kami gubah sesuai dengan drama. Lagu ini digunakan untuk mencerminkan keceriaan burung-burung di hutan, maka kami menempatkan lagu ini diawal drama dan di akhir drama.
      4. Music lagu bento dari album iwan fals yang juga telah kami gubah liriknya sesuai dengan drama ketika burung Elang masuk kedalam panggung.
      5. Music lagu anak burung hantu yang telah kami gubah liriknya sesuai dengan drama. Lagu ini digunakan ketika burung hantu memasuki panggung.
      6. Music lagu jagoan dari album ”Jagoan” yang telah kami gubah liriknya sesuai dengan drama. Lagu ini digunakan ketika warga hutan berselisih dengan burung Elang.
      7. Music tegang yang akan digunakan ketika burung dara dan Elang lomba balap terbang.

F. PERWATAKAN

  1. Burung Elang: sombong, angkuh, berbadan besar, suka menindas yang lemah
  2. Burung Dara: pemberani, percaya diri meskipun berbadan kecil
  3. Burung Hantu: bijaksana, sabar, penyayang, misterius.
  4. Burung Gagak :  licik dan patuh pada Elang
  5. Burung Beo: cerewet, centil, kurus, ceking, jangkung, baik
  6. Burung Pipit: selalu khawatir, selalu cemas, pendek, kecil dan bersuara cempreng.
  7. Burung Nuri: lembut, penyabar,
  8. Burung Bangau: pemarah, angkuh, berbadan ceking.
  9. Burung Jalak: tegas, keras.
  10. Burung Pelatuk: gagap, penakut.
  11. Ayam Jantan : Ramah, menyayangi anak-anaknya
  12. Ayam Betina : sering khawatir

G. ALUR/PLOT

Alur yang digunakan adalah alur maju

pengenalan semua warga hutan meliputi semua burung

Adegan 1 : muncul burung Elang yang sombong

Adegan 2 : Ayam jantan dan Betina yang sedang berkumpul bersama anak-anaknya lalu datanglah Elang bersama Gagak yang akan mencuri anak- anak ayam

Adegan 3 : elang dan gagak menikmati hasil curian

Adegan 4 : warga hutan merasa jika burung Elang sudah semakin sombong dan merasa dianiaya oleh burung Elang

Adegan 5 : muncullah burung hantu yang bijaksana yang akan menolong warga hutan dengan mengadakan balapan terbang

Adegan 6 : semua warga hutan tidak ada yang berani melawan burung Elang, muncullah burung dara yang pemberani yang akan melawan burung Elang pada balapan terbang

Adegan 7 : warga hutan merencanakan suatu taktik agar burung dara menang dalam balapan terbang yaitu dengan memasang ranting pada sayap burung dara

Adegan 8 : balapan terbang dimulai. Diawali dengan pematahan sayap burung. Burung Elang mendapat giliran pertama untuk mematahkan sayap burung dara, dan ketika burung dara mematahkan sayap burung Elang, burung Elang merasa kesakitan karena sayapnya benar-benar patah, sedangkan burung dara tidak. burung Elang dan burung dara balapan terbang, dan dimenangkan oleh burung dara. Warga hutan sangat senang.

Adegan 9: burung Elang sangant sedih, dia sangat kecewa, dia sekarang tidak punya kawan. Burung hantu pun membuka kedoknya yang ternyata dia berambisi menjadi raja hutan

H. PARA PEMERAN

  1. Burung Elang      : Siwi Aryyanto
  2. Burung dara        : Susiyati                     Sutradara dan Narator            : Raras Arum W
  3. Burung hantu      : Suhardi
  4.  Burung Gagak   : Sulistyatmoko
  5. Burung Beo        : Sri Wuryani
  6. Burung Pipit       : Theresia Dian
  7. Burung Nuri        : Sri W Reguler (063)
  8. Burung Bangau   : Sri Wahyuni
  9. Burung Jalak       : Sidik N

10.Burung Pelatuk   : Titik Setyowati

11. Ayam Jantan     : Rasito

12.Ayam Betina      : Siti F

I. SKENARIO

BABAK I

PROLOG : Di sebuah hutan yang permai, tinggalah sekelompok burung yang hidup saling menghormati dan menyayangi. Mereka sering bernyayi bersama, bermain bersama, dan bersendau gurau bersama-sama. Akan tetapi dalam kelompok tersebut tinggalah pula burung elang yang sangat sombong dan sering berbuat ulah.

Suara burung berkicau dan angin.

1.  Burung lain (Beo) : Wah…… Hari ini cerah sekali……… Matahari……..  bersinar terang, bunga – bunga bermekaran Duh …… senangnya….. Teman – teman…….,aku si burung beo ingin mengajak kalian bernyanyi.. ayo menyanyi bersama……

2.  Semua warga hutan : ayo- ayo…

3.  Semua warga hutan :  LAGU “MENIKMATI HARI”

Matahari bersinar terang

Seolah tersenyum senang

Walau panas menyengat

Kami tetap gembira

Daun-daun berderai riang

Seiring dengan langkahku

Bebas berlari berkejaran

bersama kawan tersayang

betapa bahagianya

punya banyak teman

betapa senagnya

betapa bahagianya

Mensyukuri karunianya

4.  Burung Elang : (BERLAGAK SOMBONG DAN TERTAWA SANGAT KERAS DENGAN BADAN YANG BESAR DAN TEGAP). Tarian apa

Hahahahahaha…….. coba liat dong tarianku

(BURUNG ELANG BERNYANYI LAGU “Bento”)

Namaku Elang

Sayapku  lebar

Paruhku kuat

Kukuku tajam

Semua memanggilku sang raja burung

Burung paling keren atas segalanya… HAHAAHA

Elang-elang-elang

( si gagak cekiikakikan dan membela burung gagak)

5. Gagak : kwak,,,hahaha bagaimana lagu bos elang,, keren kan?? Siapa dulu anak buahnya si burung gagak yang ganteng..hahaha

6. Bangau : Aduh… si bos elang sama pesuruhnya gagak kok sama-sama sombong.. makin panas nih hutan…huh

7. Elang  : Apa ?? siapa yang berbicara tadi?? Berani sama aku hah? ( sambil menunjuk-nunjuk pipit)

8. Pipit   : Ampuuuu saya pipit.. bukan saya,,,,( mengusap kedua tangan, dengan wajah ketakutan)

9. Pelatuk : HA harusnya kamu ga gak.. berrrr kaaa kata se seeperpeer ti itu  ba baa bangau? Tuh elang marah,,  aku hanya seekor pelatuk apa ya yang harus kkku ku llak kkukan untuk mmee nyeelammmatkan pi pi pit ( bisiknya ke bangau)

10 Bangau : iya.. bagaimana ini..( bertampang resah) aku juga hanya seekor bangau yang lemah.

11.  Dara : ( sambil menghalangi elang yang hendak menangkap pipit) apa urusanmu hai elang yang sombong? Jangan hanya beraninya pada yang lemah saja.

12. Elang : ooo jadi kamu berani sama aku? (berlagak sombong) gagak !! seret si dara sok berani itu kehadapanku!!

13. Gagak: kwak..baik bos elang! ( sambil menyeret dara yang memberontak)

14. Elang : kalau kau tidak menurut akan kubunuh semua teman- temanmu yang lemah itu.. hhahahahaaha

( dara akhirnya mengalah dan menuruti perintah elang, bukan karena takut melainkan ingin melindungi teman-temannya)

15. Elang : aku sudah bosan di sini ayo kita pergi gak!!(sampbil pergi)

16.  Beo: burung Elang sudah semakin sombong ya, lihat itu lagaknya, semena-mena sama kita.

17. Nuri: sudahlah kita burung yang lemah,, apalagi aku hanya seekor nuri,, lebih baik bersabar saja dulu.. semoga saja elang cepat sadar atas kelakuannya.

18. Pipit : Tapi aku takuuuut.. hiii ( sambil lari)

BABAK II

Seting hutan sebelah

Di hutan sebelah.. hiduplah juga sepasang ayam yang sedang berkumpul membicarakan masa depan anak-anaknya yang sedang tumbuh besar..

Backsound : Tek kotek kotek ( Ketika Ayam  masuk stage )

19. Ayam Betina    : Bapak..Hari ini saya si ayam betina berhasil menetaskan telur lagi??

20. Ayam Jantan     : Apa bu?? Wah selamat.. anak kita jadi ada 5 ya bu..

21. Ayam Betina    : Iya pa.. tapi anak kita yang nomor 3 mau masuk SD pak… mau disekolahkan dimana pak?? Mau nyari sekolah yang bagus dan murah dimana ya pak??

22. Ayam Jantan     : wah bu masukin SD swasta saja lebih bagus dari SD Negeri..

23. Ayam betina     : OOO ndak bisa pak SD swasta mahal.. memangnya ada yang bagus dan ndak mahal…

24. Ayam Jantan     : yang mahal banyak bu yang bagus..

25. Ayam betina     : Lha gimana pak.. bapak punya biaya ndak??

26. Ayam Jantan     : Untuk masa depan anak apa sih buk yang ngga… tapi buw.. mending tahun ini kita masukkan saja anak kita di SD Negeri, Kan SD N sekarang bagus2 juga .. malah gratis lho bu

27.  Ayam betina    : Haa.. masaaaak..

28. Ayam Jantan     : Iya bune,, apalagi kalo gurunya dari lulusan S1 PGSD UNS.. sip sak jose bune,,, hehe

Jalak : (datang dari kejauhan) wah sorre-sore begini enaknya jalan-jalan, oh iya ada arisan, ngajak teman ah..( sambil mendekati anak ayam) yam yam… orang tuamu mana? Oh lha itu ?( sambil menunjuk ayam)

Akhirnya ayam dan jalak pu mengobrol. Dan jalak mengajak ayam jantan untuk arisan

Wah..wah… ayam jantan pergi arisan, ayam betina sendirian deh,,, hemmm,, kira-kira ,,apa yang akan terjadi ya,,,

29. Gagak               : bos.. bos.. mau dipijit bos?? ( meraih sayap elang mau dipijitin)

30. Elang                :  gua lagi laper sob.. bukanya pegel.. beliin ayam penyet gih..( memegang perut)

31. Gagak               : Whot apaak bos.. hari gini makan penyet..

32. Elang                : iya sob,, laper melilit nih..

33. Gagak               : eh bos tapi liat tuh,, ada sasaran empuk…( sambil menunjuk anak ayam yang ada di depan mereka)

34. Elang                : Whatever. Terserah kamu sob.. yang penting saya nunggu jadinya.. HAHAHA ( dengan lagak sombong)

Secepat kilat gagak menangkap anak ayam dan membawanya pergi sejauh dia bisa… Induk ayam gelisah, resah, susah, dan galau mode on. Induk ayam pun lari kesana kemari lalu mengadukan kelakuan dari burung elang.

BABAK III

Padahal ayam betina kesusahan, sedangkan elang dan gagak malah enak-enakan menikmati hasil curiannya,,,

35. Elang : sob bagaimana.. kita sudah mendapatkan anak ayam.. waktunya anak ayam ini kamu masak.. setuju

36. Gagak : siap bos. Saya akan masak masakan yang paling nikmat

37. Elang : bagus.. saya suka kalo masakknya ga pake…

38. Gagak : ga pake cabe kan bos soalnya si bos suka mules kalo makan cabe

39. Elang : Haha bisa-bisa.. selain itu ga pake lama ya sob..

40. Gagak : ok deh bos,,, bos sante-sante dulu ajah

Selang beberapa waktu

41. Gagak : bos nie masakanya sudah jadi

42. Elang : Baiklah.. mari kita nikmati…haha

BABAK IV

Burung elang memang tidak berperi kehewananan. Dia begitu semena-mena terhadap makhluk yang lebih kecil dan lemah dari dia. Warga hutan semakin gerah dengan tingkahnya.

43. Ayam betina: tolong.. tolong… ( dengan kawatir)

44. semua Burung               : Apa..apa..apa? ( kaget)

45. Ayam betina                  : anak kami,… anak kami dicuri,…

46. Ayam jantan                  : Siapa bune?

47. Ayam Betina                 : Elang..

Ayam jantan yang menyayangi anak-anaknya merasa sedih dan marah. Lalu memarahi ayan betina dan mengajaknya pergi untuk mencari elang.

48.  Beo: burung Elang sudah semakin sombong ya, lihat itu lagaknya, semena-    mena sama kita.

49.  Burung lain (Pipit) : apa yang harus kita lakukan 2x , aku gak mau dianiyaya terus sama burung Elang. (2X, CEPAT, CEMAS)

50.  Burung lain (Nuri) : kita harus segera menyusun rencana, agar si Elang tidak semakin sombong.(sambil memegangi dada)

51.  Beo dan Pipit   : apa itu?????(KEBINGUNGAN DAN CEMAS DAN SALING PANDANG)

BABAK V

Selang beberapa waktu terdengarlah suara Burung Hantu yang bijaksana…

52.  Burung hantu : kuku………. Kuku…. Kuku… kukukuku..

53.  Semua warga hutan : (BERKUMPUL DAN MENYANYIKAN LAGU BURUNG

HANTU) wahai kawan semua …… dengarkah suara…… Terdengar burung hantu…….., benarkah itu…???

54.  Burung hantu dan burung lain : kuku.. kuku….kuku….kukukuku

55.  Burung lainnya (Nuri): burung hantu syukurlah kau datang. apakah kau dapat menolong kami…??

56.  Burung hantu : apa sebenarnya yang kalian risaukan, kalian terlihat sangat gundah.

57.  Burung lain (Bangau) : iya burung hantu ini tentang Elang yang sombong dan yang berbangga diri.

58.  Burung lain (Jalak): dan tak berhati nurani….

59.  Burung lain (Pelatuk) : Kami yang teraniaya…., lemah dan tak punya daya….(DENGAN KESAL)

60.  Burung lain (Pipit) : kami sudah tidak tahan lagi dengan sikap burung Elang.

61.  Beo                  : ayolah burung hantu………. tolonglah kami.

62.  Burung lain (Nuri) : huuuuhhhhhh………. (MENGHELA NAFAS DAN EKSPRESI

PASRAH)

63.  Burung hantu : janganlah sendih….., janganlah risau…….., janganlah terlalu capat menyerah….., lihatlah segalanya……, lebih dekat……., dank au akan mengerti…..

64.  Burung lain (Bangau) : lalu apa yang harus kami lakukan burung hantu….??? Kami tidak tahu harus berbuat apa???

65.  Burung hantu : emmm…. Segera kumpulkan semua warga hutan…(DENGAN TEGAS)

66.  Semua burung : okelah kalau begitu…..

BABAK VI

Burung hantu yang bijaksana akhirnya ikut turun tangan untuk menyadarkan si burung elang. Sebenarnya apa sih rencana dari burung hantu, yuk mari kita saksikan cerita selengkapnya.

(SEMUA BURUNG BERKUMPUL DAN BERMUSYAWARAH, KEMUDIAN BEKERJA SESUAI TUGASNYA. >SALAH SATU BURUNG MEMASANG WORO – WORO, >SEMUA WARGA HUTAN BERKERUMUN MEMBACA PENGGUMUMAN TERMASUK BURUNG DARA).

67.  Burung dara : Owh… balapan……

68.  Burung Elang : (burung Elang datang dan ikut membaca penggumuman)

Hahahhahaha….

Mana ada yang berani melawanku……

Kalian semua kan burung kecil, tidak punya kelebihan apa-apa.

Aku sungguh luar biasa ….

Oh …… tiada tandingannya

Aku yang paling berkuasa……..

Semuanya takut kepadaku….. hahahahha

(NADA LAGU”JAGOAN”)

69.  Burung dara : dia pikir….. dia yang paling hebat

Punya sayap lebar merasa kuat

70.  Burung Elang : aku memang hebat….

71.  Semua burung : hebat membuat ulah…… huuh…

72.  Burung Elang : sayapku memang kuat

73.  Burung lainnya : kuat tapi tak punya kawan,…..sombong sich.

74.  Burung dara : dia pikir…. Dia yang paling kuat

Merasa berkuasa atas segalanya

75.  Burung Elang : aku memang kuat…….

76.  Burung lainnya : kuat makannya alias rakus

77.  Burung Elang : akulah penguasa

78.  Burung lainnya(semua burung) : penguasa hanyalah Tuhan

79.  Burung Elang : siapa dari kalian yang berani melawanku……, hahahha..

Aku Elang sang penguasa hutan, aku tak munkin terkalahkan, hahahaha…..

80.  Burung lain        : (SALING BERPANDANGAN, KEMUDIAN BURUNG DARA MENGAJUKAN DIRI UNTUK MELAWAN ELANG)

81.  Burung dara       : kamu jangan senang dulu burung Elang, aku yang akan melawanmu wahai burung yang sombong, jangan sok kecakepan dech……

82.  Burung Elang  : kau yakin dengan apa yang kau katakan itu??(DENGAN HERAN)

83.  Burung dara       : tentu saja dan aku pastiakan mengalahkanmu.

84.  Burung Elang  : haaahhh…?! Hahahahah….. kita buktikan saja nanti. Burung kecil jangan sok kepedean kau……

85.  Burung hantu     : baiklah, lebih baik kalian mempersiapkan diri masing-masing untuk mempersiapkan pertandingan terbang besuk. dengan peraturan yang telah ditentukan.

86.  Burung Elang  : (PERGI DENGAN LAGAK SOMBONGNYA)

BABAK VII

Warga hutan sedikit risau dengan keikutsertaan burung dara yang kecil untuk mengikuti perlombaan. Oleh sebab itu mereka membantu Dara agar dia dapat memenangkan pertandingan. Mereka berharap dengan kekalahan burung elang mampu menyadarkanya agar dia tidak sombong lagi.

87.  Beo – Bangau          : (MEMBANTU BURUNG DARA MENYIAPKAN

PERTANDINGAN, DISELIPKANNYA RANTING PADA SAYAP BURUNG DARA)

88.  Burung Jalak : Yang namanya pahlawan harus membela yang lemah, yang namanya

pahlawan  harus rela berkorban. Betulkan teman-teman.

BABAK VIII

Hari yang telah ditunggu pun tiba. Pertandingan terbang antara elang dan dara segera dimulai. Akankah dara memenagkan pertandingan dan menyadarkan elang. Mari kita saksikan cerita selanjutnya.

89.  Burung Elang : (DATANG DENGAN LAGAK SOMBONG)

90.  Burung 6: woi burung Elang sudah datang, ayo cepat jangan sampai ketahuan. (SAMBIL BERLARI KE ARAH BURUNG YANG LAIN)

91.  Burung Elang : sudah siapkah kau melawanku burung kecil, jangan sampai kau menyesal sudah menyerah saja padaku.

92.  Burung lain (Pelatuk) : lihat itu sombongnya keluar.

93.  Semua Burung lain : Huuuhhhh,(MENCIBIR)

94.  Burung hantu  : awas,,awas,,awas,,!! Sebentar..!! tolong dengarkan saya, pertandingan ini ada peraturannya dan tidak akan dimulai jika kalian ribut sendiri. Jadi kita mulai dari peraturan pertama.

95.  Burung Elang dan burung dara : baiklah

96.  Burung hantu  : peraturan pertama, sebelum pertandingan terbang kalian boleh saling mematahkan sayap lawan. Saya beri waktu 5 menit.

97.  Burung Hantu : burung Elang kau mendapat giliran pertama untuk mematahkan sayap burung dara.

Narrator  : Kemudian ketika burung Elang mencoba mematahkan sayap burung dara, terdengar bunyi “kraak..kraakk..” dan burung dara berpura-pura kesakitan, seakan-akan sayapnya patah.

98.  Burung hantu : sekarang giliranmu burung dara untuk mematahkan sayap burung Elang.

99.  Burung Dara: Baik burung hantu.

100.  Burung hantu : baik, sudah cukup………., waktu kalian sudah habis

Sekarang kita mulai pertandingan yang sesungguhnya, yaitu pertandingan terbang, siapa yang paling kuat dan cepat, dialah pemenangnya. Dalam hitungan ketiga pertandingan dimulai.

101.  Burung Elang : (DENGAN SOMBONG) kau tidak akan mengalahkanku burung

kecil….

102.  Burung dara : kita lihat saja nanti…!!!

103.  Burung hantu: 1……….. 2………… 3…………

104.  Semua warga hutan : (BERSORAK RAMAI) Ayo… Ayo…. Ayo… burung dara kamu pasti menang.

Perlombaan dimulai, elang yang sayapnya sudah patah dikalahkan oleh burung dara yang sayapnya masih utuh

105.  Burung lain(semua burung) : (BERSORAK RIANG, MENGHAMPIRI BURUNG DARA) Hore…….Hore…..,

106.  Burung lain (Beo, Pipit,Nuri) : kamu hebat burung dara,

107.  Burung lain (Bangau, Pelatuk) : kamu memang pahlawan kami.

108.  Burung hantu : ya kita sudah menyaksikan pertandingan terbang antara burung Elang dan burung dara, dan pemenangnya adalah burung dara.

BABAK IX

109.  Burung Elang : (TERKULAI LEMAH KARENA SAYAPNYA YANG PATAH DAN BERSEDIH KARENA KEKALAHANNYA) Hatiku sedih….., hatiku gundah……, tak ada yang mau memaafkan aku….

120.  Burung hantu : (BERJALAN MENDEKAT KE BURUNG ELANG, DAN

MEMBANTU BURUNG ELANG BERDIRI)

121. Burung Elang : Gagak- Gagak.. tolong aku

122. gagak : huh tidak mau..  aku bukanlah pesuruh untuk seekor burung yang lemah..

Burung hantu membuka kedoknya dan ternyata ia ingin menjadi penguasa hutan dengan memanfaatkan warga hutan

123. Burung Hantu : HahHHHAAA sekarang akulah sang penguasa

 

            J. AMANAH

Kesombongan adalah hal yang akan selalu merugikan diri sendiri karena akan mngakibatkan orang disekitar menjadi tidak menyulainya dan tidak akan mau menolong apabila mendapatkan kesusahan. Kerendahan hati dan kebaikan selalu menghasilkan kebaikan pula. Akan tetapi dalam sebuah persahabatan, kita juga memerlukan sebuah kepercayaan dan kejujuran untuk selalu menjaga persahabatan tetap murni dan suci.

 

RPP Bahasa Indonesia VI sem I Desember 26, 2011

Filed under: kuliah — rarasarumwidasworo @ 3:55 pm

ini ni tugas buat besok.. moga ja udah bener.. agak random gitu ngerjainnya…

SILABUS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS I

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN b indo kelas 6 pesan smstr 1

oya tambahan nih tugas karawitan, yang sebenarnya sudah saya ambil di semester 4. tapi temen-temen banyak yang minta gitu . dari pada ribet nih ambil ja

Berbicara tentang karawitan

semoga bermanfaat

moga nilainya

A

A

A

A

A

A

A
A
BESAR

HE

HE

HE

SEMANGKA!!

 

tugas yang awsome ^^ Desember 16, 2011

Filed under: kuliah — rarasarumwidasworo @ 2:46 pm

LAPORAN /PAPER KLASIFIKASI MUSIK

NAMA                                   : RARAS ARUM WIDASWORO

NIM                                        : K7108057

SEMESTER/ KELAS          : 7F

NO HP                                    : RAHASIA

KOREAN GAYAGEUM MUSIC

( SUMBER : link 1 http://www.youtube.com/watch?v=no1rcTOe4JQ )

(Link2 http://www.epdrama.com/heartstrings/heartstrings-episode-2/)

Annyong Haseyo, Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh Bapak Karsono yang memberikan sedikit tempat bagi saya untuk bercerita. Jika dikatakan sebagai tugas, saya merasa tugas kali ini adalah tugas yang paling mengesankan. It’s right that task just a task. Tetapi kenapa saya berkata bahwa tugas kali ini adalah tugas yang sesuatu banget kalau kata syahrini? Loh kok malah nanya, hehe.  Baiklah saya jawab sendiri ( sidane dijawab dewe ) its because you are giving us some freedom untuk menuangkan perasaan kita dalam bentuk “tugas” ini. Sedikit curhat dulu ya pak, sebelum saya memasuki ke “tugas“ anda (hemm perasaan dari awal sudah curhat terus. Maaf .^. ). Ketika awal anda memberikan tugas yang hampir sama dengan dosen-dosen lain, yah tugas yang klasik untuk seorang mahasiswa yaitu “makalah/laporan” saya sudah hampir little bit bored. Tapi setelah membaca dan mendengar sendiri dari Anda tentang ketentuan tugas yang no. 3

“3. Setelah menyaksikan video tersebut kemudian buatlah Paper/makalah yang berisi laporan klasifikasi dalam bentuk tulisan bebas, menarik, dan bahasa populer (tidak formal sekali)” (Karsono: 2011)

Waooow its awsome banget, terlebih lagi bagian terakhir ketentuan tersebut, yaitu boleh menggunakan tulisan bebas, menarik, dan bahasa populer (tidak formal sekali). Hal tersebut membuat saya lebih bersemangat untuk mengerjakannya karena kami terutama saya lebih bebas berekspresi. Untuk itu kepada Bapak Karsono mohon maaf sebelumnya kalau “tugas” saya kali ini sedikit nyleneh.

            Let’s started from here. Mungkin Bapak sedikit galau melihat link yang saya tampilkan diatas ada 2. Baiklah saya jelaskan terlebih dahulu, untuk link1 di atas merupakan video yang merupakan hasil pengamatan saya. Sedangkan video di link2 adalah video yang menginspirasi saya, mengapa saya memilih kesenian Gayageum dari Korea. Hal ini dikarenakan saya suka drama korea (halah malah curhat lagi). Yups benar sekali video di link2 adalah cuplikan episode dalam sebuah drama korea yang berjudul Heartstring. Ceritanya seni banget pak, kayaknya orang seni harus liat drama ini.

Gayageum seperti yang sudah saya curhatkan di atas merupakan alat musik dari Korea. Nah pada Link1 terdapat video yang berjudul Korean Gayageum Music   yang di dalamnya terdapat pula alat musik tradisional korea tersebut (dari judulnya saja sudah terlihat). Di Korea memang sering sekali dilakukan pertunjukan orkestra musik tradisional yang cukup lengkap dari alat musik tetabuhan seperti jing, janggu atau kkwaenggwari juga memainkan instrumen musik petik dan gesek (alat musik dengan dawai atau senar, seperti gayageum, geomunggo, ajaeng atau haegeum) serta alat musik tiup misalnya piri.  Tidak jarang atraksi vokal dengan lagu-lagu rakyat juga melengkapi pertunjukan tersebut. Pertunjukan orkestra musik ini juga diselenggarakan di sebuah panggung yang tergolong besar dan megah. Kalau dilihat-lihat pastilah penontonya merupakan orang- orang yang mempunyai kedudukan di Korea.

Pertunjukan disajikan dengan elegan dan mewah. Benar saja karena bisa dilihat dari pembawaan semua pemain instrumen musik tradisional Korea tersebut. Badan tegap, gerakan yang hemat tetapi pasti. Senyum menawan, begitu terorganisisasi dan sangat rapi sekali serta berhati-hati tapi penuh keyakinan. Mantap pokoknya.

Fungsi dari Pertunjukan musik ini adalah sebagai sarana ibadah. Akan tetapi pertunjukan musik ini sudah beralih fungsi menjadi hiburan dengan perkembangan zaman yang ada. Kalau dilihat dari namanya gayageum  berasal dari konfederasi Gaya di sekitar abad keenam. Menurut hafiz  pada http://hafizsan.multiply.com/

“Nama gayageum sendiri tampaknya berasal dari konfederasi Gaya di sekitar abad keenam, masa dimana Raja Gashil menciptakan instrumen ini.  Karena diciptakan oleh seorang raja, maka gayageum ciptaan Raja Gashil ini memiliki beberapa sebutan seperti pungnyu gayageum (pungnyu yang berarti elegan) dan jeong-ak gayageum(jeong-ak yang berarti musik yang sesungguhnya) dan kerap diasosiasikan dengan musik kerajaan.  Sekitar abad kesembilan belas, saat munculnya genre musik sanjo yang bisa diartikan sebagai musik yang dihasilkan melalui improvisasi memunculkan evolusi dari gayageum menjadi sanjo gayageum.”

Dapat disimpulkan bahwa kesenian ini merupakan pertunjukan untuk para raja pada zamannya. Akan tetapi pada zaman sekarang semua masyarakat awam sudah dapat menikmatinya.

Kesenian tradisional di Korea, dalam hal ini musik dan tarian, diperuntukkan khusus sebagai suatu bagian dalam penyembahan “ lima dewa” seperti yang dijelaskan dalam http://www.angelfire.com/gundam/sartohalim/sosial_budaya.htm. Umumnya, bukti-bukti tersebut berasal dari sumber-sumber tertulis Cina kuno. Dalam wikipedia dijelaskan bahwa rakyat Korea terkenal pandai menyanyi dan menari sejak zaman kuno. Jadi tidaklah heran kalau hingga sekarang kesenian di Korea terus berkembang bahkan digandrungi oleh masyarakat di dunia.

Kembali ke Korean Gayageum Music,  sudah saya jelaskan di awal bahwa dalam pertunjukan ini tidak hanya alat musik gayageum saja yang digunakan. Adapun alat dalam Korean Gayageum Music adalah sebagai berikut :

a. Gayageum

Sejenis alat musik petik dengan 12 senar yang mampu menghasilkan melodi dalam pertunjukan. Bila dilihat dalam pertunjukkan Gayageum dimainkan oleh 9 pemain musik perempuan yang merangkap sebagai vokal. Kalau ingin lebih jelas lagi berikut saya tampilkan gambar dari Gayageum

Gayageum

a. Janggu atau kkwaenggwari

Sejenis alat musik pukul, menurut saya adanya alat musik ini mampu mengatur tempo dari pertunjukkan. Pada pertunjukkan terdapat 1 pemain musik yang memainkannya. Berikut adalah gambar dari Janggu atau kkwaenggwari

Janggu atau kkwaenggwari

c. Piri

Alat musik tiup, hampir sejenis seruling namun lebih ramping dan volumenya kecil. Ada 2 pemain piri dalam pertunjukkan diatas.

Piri

d. Daegeum

            Sejenis alat musik tiup. Hampir sama dengan piri tetapi lebih besar. Dalam pertunjukan yang saya amati ada 1 pemain Daegeum.

Daegeum

Selain alat musik tradisional di atas dalam pertunjukan Korean Gayageum Music juga terdapat alat musik modern seperti pada gambar berikut ini

a.                                                                                 b. Triangle

 

  • Gambar dari berbagai sumber

maaf untuk gambar a tidak ada keterangan gambar karena saya kurang tau namanya, cara memainkanya adalah dipetik sejenis gabus kali ya. Masing-masing alat musik modern di atas dimainkan oleh 1 orang pemain.

Jadi bila dihitung secara keseluruhan pemain dari pertunjukan dari Korean Gayageum Music ada 15 orang maka sudah pasti bahwa pertunjukan tersebut merupakan klasifikasi pertunjukan ensemble besar dengan jumlah pemain yang lebih dari 5 orang.                                             

Musik tradisional Korea sangat memperhatikan jeda dalam setiap permainan musiknya. Dan entah kenapa pada vokal selalu menggunakan vibrasi yang diperpanjang tetapi tetap dapat dinikmati dengan santai. Melodi musik Korea penuh dengan ornamentasi, terutama sebelum atau sesudah nada suara utama. Setiap permainannya, selalu terdapat pola ritme pengulangan yang berfungsi memberi warna dan rasa musik. Apabila diperhatikan baik-baik, musik Korea hampir mirip dengan musik Cina yang mendayu.

Kesenian musik tradisional Korea terbagi menjadi 2 klasifikasi, yaitu musik istana (gungjung-eumak), musik rakyat (minsok-eumak). Dalam musik rakyat terbagi lagi menjadi musik militer, musik religius, musik instrumen, dan musik vokal. Setiap klasifikasi selalu mempunyai ciri-ciri tersendiri.

Kalau dilihat dari unsur yang disajikan dalam pertunjukan Korean Gayageum Music tergolong dalam musik instrumental yang di bumbuhi dengan vokal. Dan termasuk klasifikasi musik rakyat. Karena tidak masuk kriteria musik kerajaan yang mempunyai tempo  lambat dan khidmat, dengan nomor musik paling lambat memiliki kurang dari 30 ketukan per menit.

Wah amazing sekali, nama, jenis dan fungsi dari alat-alat musik yang terdapat pada pertunjukan selalu mempunyai keunikan dan karakter masing masing. Namun bahan dari alat-alat musik tersebut sebenarnya hampir sama yaitu yang berasal dari alam, seperti kayu dan metal. Hal ini membuktikan bahwa manusia mampu menghasilkan musik karena adanya alam. Alam yang merupakan karunia Tuhan YME. Harus selalu mensyukuri nikmat-Nya.

I think it’s all for me. Semoga bermanfaat, mohon maaf kalau ada salah kata dan terimakasih. ^^

Daftar Pustaka

hafiz . 2007. Instrumen Musik Tradisional Korea (Bagian Kedua). Online (http://hafizsan.multiply.com/journal/item/60/Instrumen_Musik_Tradisional_Korea_Bagian_Kedua) diunduh pada tanggal 10 desember 2011)

Wikipedia. 2011. Alat Musik Tradisional Korea. Online (http://id.wikipedia.org/wiki/Alat_musik_tradisional_Korea) diunduh pada tanggal 10 desember 2011)

————–. Musik Korea. (http://id.wikipedia.org/wiki/musik_korea ) diunduh pada tanggal 10 desember 2011)

Inisajomo. 2011 .Alat Musik Korea. Online (https://inisajamo.wordpress.com/category/alat-musik-korea/page/2/ diunduh pada tanggal 14 desember 2011)

Angelfire. 2011. Sosial Budaya korea. Online (http://www.angelfire.com/gundam/sartohalim/sosial_budaya.htm diunduh pada tanggal 13 desember 2011)

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.